P. Berandan, ElangPos

Pemadam listrik yang terus terjadi di Wilayah Teluk Aru Kabupaten Langkat  Sumatera Utara merupakan sebuah kesengsaraan bagi rakyat disebuah Negara yang merdeka, khususnya umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah Rabu (6/5/20).

Ditengah darurat pandemi Covid-19, kinerja dan pelayanan Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang diduga belum maksimal menjadi bukti negara belum berhasil mensejahterakan rakyat. Keprihatinan itu disampaikan Gunarso KB wakil Bendahara Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Kabupaten Langkat ketika memberikan penjelasan kepada elangpos.com Rabu (6/5/20).

Menurut Pengurus Persatuan wartawan Indonesia ini, alasan yang disampaikan maupun diungkapkan pihak PLN seakan tidak rasional dan tidak logika. Karena Negara kita sudah merdeka semenjak tahun 1945. Mestinya PLN sebagai perusahaan milik Negara sebagai penyedia pasokan listrik, harus berpacu untuk berbenah. Bagaimana mengatasi krisis listrik yang sedang melanda negeri ini. “Eksistensi PLN belum terlihat dalam mendorong Indonesia maju, ditengah pandemi.Covid -19 dihadiahkan seringnya padam lampu pada waktu berbuka dan sahur dibulan Ramadhan ini.

Sungguh sangat ironis, Indonesia merdeka sudah mendekati 75 tahun lamanya, tetapi persoalan listrik saja belum teratasi.”Setiap bulan puasa sejarah selalu seperti ini, seakan femenona ini menjadi hal biasa dari tahun ke tahun belum terbenahi oleh pemerintah. Menjadi pertanyaan dikalangan masyarakat, namun mengapa saat ada siaran pertandingan sepakbola dunia listrik tidak pernah padam” kok bisa ya tandasnya.

PLTU yang banyak mempekerjakan tenaga kerja Asing, yang berada di Desa Tanjung pasir Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat Sumatera Utara. Sudah bertahun- tahun lamanya, hingga kini belum juga dapat membantu mengoptimalkan pasokan listrik.

Dalam hal ini beliau berharap agar Kementerian, BUMN PLN harus mengevaluasi kembali, karena kebutuhan listrik sangat dibutuhkan oleh semua elemen masyarakat di negara ini. “Pemadaman yang terjadi dalam setiap hari pada saat Bulan Ramadhan ini sangat berefek kepada kenyamanan dalam beribadah. Khususnya bagi umat muslim yang akan sahur dan berbuka puasa” tegasnya.

Manager Unit Pelayanan PLN Pangkalan Berandan Abdul Hafis ketika  dikonfirmasi elangpos.com melalui via seluler Rabu (6/5/20) mengatakan. Kejadian pemadam listrik ini menurut nya ada gangguan diluar kendali petugas PLN. Beliau berjanji akan berupaya semaksimal mungkin agar kendala pemadaman listrik ini secepatnya dapat teratasi tutur nya.( Suparno).