Besitang, ElangPos

Karena disuruh melengkapi berkas yang akan di tanda tangani Kepala Desa Bukit Selamat Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat Sumatera Utara. Seorang warga diduga melakukan fitnah dengan mengatakan di salah satu media bahwa Kepala Desa tidak mau menandatangani surat yang akan diurus nya tersebut Rabu ( 14/10).

Freddy Aritonang ( 64) selaku anggota BPD di Desa Bukit Selamat yang menjadi salah satu saksi mata dan mendengar saat awal mula kejadian dugaan fitnah terhadap Kepala Desa Bukit Selamat. ketika dikonfirmasi elangpos.com Rabu ( 14/ 10). Freddy mengatakan, awal mula kejadian ada Seorang ibu rumah tangga bernama Legina datang ke Kantor Desa Bukit Selamat untuk mengurus surat perdamaian dan surat kematian mantan suami nya almarhum Abubakar Husen. Setelah dilakukan pemeriksaan berkas oleh pihak kaur desa. Ada berkas yang belum dilengkapi ibu tersebut untuk kepengurusan surat kematian suaminya itu. Sementara surat perdamaian yang diurus ibu tersebut sudah ditangani Kepala Desa. Namun karena berkas untuk pengurusan surat kematian tersebut belum lengkap. Kepala Desa Bukit Selamat menyuruh ibu tersebut untuk melengkapinya.

Ironisnya bukan nya ibu tersebut melengkapi berkas untuk kepengurusan surat kematian suaminya tersebut. Namun menceritakan ke media bahwa Kepala Desa Bukit Selamat tidak mau untuk menandatangani suratnya yang diurusnya itu. Sementara saya dan saksi – saksi yang lain banyak melihat dan mendengar. Bukan Kepala Desa Bukit Selamat tidak mau menandatangani surat yang diurus ibu itu. Karena berkas yang akan diurus belum lengkap jadi Kepala Desa menyuruh ibu tersebut untuk melengkapinya.

ArcoRahnanda Sagala Kepala Desa Bukit Selamat ketika dikonfirmasi ElangPos.com di Aula Desa mengatakan. Kok tega ya ibu itu mengatakan demikian, saya tidak pernah mempersulit urusan masyarakat. Namun kalau lah berkas yang akan diurus tidak dilengkapi dengan baik. Mana mungkin saya menyalahi aturan. Dan saya selama ini tidak pernah merasa ada masalah dengan warga saya. Seperti contoh nya surat Perdamaian yang diajukan kepada saya, karena berkas nya sudah lengkap ya saya tanda tangani. Namun berkas keterangan surat kematian tersebut belum dilengkapi ibu itu, maka saya menyuruh ibu tersebut untuk melengkapinya dan akan saya tanda tangani. Kalau dia melakukan pernyataan dengan diterbitkan di media, bahwa saya tidak mau menandatangani surat yang diajukan kepada saya itu salah.  Seakan ibu itu diduga telah melakukan fitnah terhadap saya, Tegas Kepala Desa Bukit Selamat yang peduli dengan masyarakat itu. Red